Rekrumen Pegawai PT Kereta Api Indonesia (persero)

0 komentar

Rekrutmen Pegawai PT Kereta Api Indonesia (persero) pt.kereta api indonesia (persero) akan menyelenggarakan rekrutmen pegawai baru untuk tingkat slta tahun 2013.dengan pendidikan sebagai berikut

no  jenis pekerjaan  pendidikan         keterangan 1. masinis  sma ipa/smk listrik pria    elektronika dan mesin otomotif 2. kondektur   sma ipa/ips,smaadm 3. ppka sma ipa/ips,smk adm pria 4. teknisi plka/tka  smk mesin elektro listrik   pria    5. pemeliharaan keretaa /gerbong dibalaiyasa / dipo  smk mesin, elektro listrik, elektronika pria    6. pemeliharaan lokomotif didipo  smk elektro listrik, elektronika, mesin otomotif pria    7. schowing  smk mesin,elektro listrik    pria    8. pemeliharaan lokomotif  di balai yasa smk mesin, elektron listrik,elektronika  pria    9. pemeliharaan krd/krl  smk elektro listrik,elektronika,mesin otomotif    pria   . 10. juru rangsir   sma ipa  pria    11. juru rumah sinyal sma ipa        12. penjaga jalan lintasan (pjl)  sma ipa/ips,smk     pria    13. operator komputer ticketing  smk komputer    pria/wanita 14. pegawai unit pelayanan       sma,smk listrik  pria/wanita    15. pegawai di terminal peti kemas   sma ipa/ips,smk otomotif    pria    16. pegawai administrasi  sma ipa/ips,smk komputer pria/wanita 17. surveyor dan drafter    smk bangunan        pria    Rekrut pegawai ini terbuka utk umum, paling lambat lamaran masuk tgl 30 september 13. Info lengkap buka di website : www.kereta-api.co.id

Baca Selengkapnya .... »»
0 komentar

Baca Selengkapnya .... »»

Menjadi Seorang Pengusaha

0 komentar

Untuk mewujudkan mimpi menjadi seorang wirausahawan yang sukses memang diperlukan berbagai faktor pendukung. Selain modal (sumber daya seperti tersebut di atas), masih ada faktor lain yang merupakan syarat untuk keberhasilan seorang wirausahawan. Banyak yang mengatakan “mental” atau “bakat”; dalam bahasa umum “bakat dagang”, merupakan salah satu diantara faktor tersebut.

Meskipun belum banyak penelitian ilmiah mengenai mental atau kepribadian wirausahawan, namun ada beberapa fakta maupun asumsi yang bisa menerangkan bahwa memang ada perbedaan karakter antara wirausahawan dengan non-wirausahawan. Bisa saja perbedaan itu tumbuh karena kebiasaan atau pengaruh lingkungan sehingga menjadi karakter yang menetap dalam kepribadian seseorang Bagi pengikut aliran non-deterministic, bakat dagang mungkin lebih bisa diterima sebagai sebuah mitos, sebab sulit untuk mengatakan bahwa seorang bayi memiliki “in-born entrepreneurship trait”. Lebih logis bila mengasumsikan bahwa “bakat dagang” yang dimitoskan mungkin merupakan kumpulan dari kebiasaan-kebiasaan tertentu yang dimiliki oleh wirausahawan lewat proses pembelajaran sejak dini. Kebiasaan ini disosialisasikan dan dikondisikan secara konstan kepada individu atau kelompok tertentu sehingga menjadi ciri karakter yang kuat dan mengakar di dalam mereka. Sebagian dari kebiasaan itu adalah: • menghitung untung rugi setiap tindakan/keputusan yang diambil • melihat peluang dan menganalisis kebutuhan pasar • mengelola sumber daya (planning, organizing, directing, controlling) • bekerja keras secara konstan dan mencari solusi bagi masalahnya • kebiasaan “jatuh-bangun” sehingga tidak lagi takut membuat keputusan Selain faktor kebiasaan di atas, masih banyak faktor lain yang turut menentukan apakah seseorang bisa menjadi seorang wirausahawan yang sukses. Beberapa di antaranya adalah: 1.Kreatif & Inovatif Seorang wirausahawan umumnya memiliki daya kreasi dan inovasi yang lebih dari non-wirausahawan. Hal-hal yang belum terpikirkan oleh orang lain sudah terpikirkan olehnya dan dia mampu membuat hasil inovasinya itu menjadi “demand”. Contohnya: Menjelang tahun 2000, ada sekelompok orang yang menjadi “kaya raya” karena mereka berhasil menjual ide “the millenium bug”. Puluhan juta dollar bergulir di industri komputer dan teknologi hanya karena ide ini. Software baru, jasa konsultasi teknologi komputer bahkan Hollywood pun berhasil membuat ide ini menjadi industri hiburan yang menghasilkan puluhan juta dollar. Film “The Entrapment” adalah salah satu hasilnya. Contoh lainnya yang sederhana adalah pengemasan air minum steril kedalam botol sehingga air bisa diminum langsung tanpa dimasak. Banyak sekali contoh lain yang menunjukkan bahwa kreatifitas dan inovasi adalah salah satu faktor yang bisa membawa seseorang menjadi wirausahawan sukses. Perlu diingat bahwa kreatifitas dan inovasi bukan merupakan satu-satunya faktor penentu karena artispun harus memiliki kedua faktor ini sebagai penentu kesuksesannya. 2.Confident, Tegar dan Ulet Wirausahawan yang berhasil umumnya memiliki rasa percaya diri yang tinggi, tegar dan sangat ulet. Ia tidak mudah putus asa, bahkan mungkin tidak pernah putus asa. Masalah akan dihadapinya dan bukan dihindari. Jika ia membuat salah perhitungan, saat ia sadar akan kesalahannya, ia secara otomatis juga memikirkan cara untuk membayar kesalahan itu atau membuatnya menjadi keuntungan. Ia tidak akan berhenti memikirkan jalan keluar walaupun bagi orang lain, jalan keluar sudah buntu. Kegagalan akan dibuatnya menjadi pelajaran dan pengalaman yang mahal. Semangatnya tidak pernah luntur; ada saja yang membuatnya bisa berpikir positif demi keuntungan yang dikejarnya. Kualitas kepribadian seperti ini tidak mungkin tumbuh secara mendadak. Keuletan, ketegaran dan rasa percaya diri tumbuh sejak dini (usia balita) dan sudah menjadi karakter atau dasar kepribadiannya. Sulit (bukan tidak mungkin) bagi seorang dewasa membentuk kualitas-kualitas ini jika tidak dimulai sejak masa balita. 3.Pekerja Keras Waktu kerja bagi seorang wirausahawan tidak ditentukan oleh jam kerja. Saat ia sadar dari bangun tidurnya, pikirannya sudah bekerja membuat rencana, menyusun strategi atau memecahkan masalah. Kadang dalam tidurnyapun ia tetap berpikir. Membiarkan waktu berlalu tanpa ada yang dipikirkan atau dikerjakan kadang membuatnya merasa “tidak produktif” atau merasa kehilangan kesempatan. 4.Pola Pikir Multi-tasking Seorang wirausahawan sejati mampu melihat sesuatu dalam perspektif/dimensi yang berlainan pada satu waktu (multi-dimensional information processing capacity). Bahkan ia juga mampu melakukan “multi-tasking” (melakukan beberapa hal sekaligus). Kemampuan inilah yang membuatnya piawai dalam menangani berbagai persoalan yang dihadapi oleh perusahaan. Semakin tinggi kemampuan seorang wirausahawan dalam multi-tasking, semakin besar pula kemungkinan untuk mengolah peluang menjadi sumber daya produktif. 5.Mampu Menahan Nafsu untuk Cepat Menjadi Kaya Wirausahawan yang bijak biasanya hemat dan sangat berhati-hati dalam menggunakan uangnya terutama jika ia dalam tahap awal usahanya. Setiap pengeluaran untuk keperluan pribadi dipikirkannya secara serius sebab ia sadar bahwa sewaktu-waktu uang yang ada akan diperlukan untuk modal usaha atau modal kerja. Keuntungan tidak selalu menetap, kadang ia harus merugi dan perusahaan harus tetap dipertahankan. Oleh sebab itu, jika ia memiliki keuntungan 10, hanya sepersekian yang digunakan untuk keperluan pribadinya. Sebagian besar disimpannya untuk digunakan bagi kemajuan usahanya atau untuk tabungan jika ia terpaksa mengalami kerugian. Wirausahawan yang bijak juga mengerti bahwa membangun sebuah perusahaan yang kokoh dan mapan memerlukan waktu bertahun-tahun bahkan tidak jarang belasan atau puluhan tahun. Seorang wirausahawan yang memulai usahanya dari skala yang kecil hingga menjadi besar akan mampu menahan nafsu konsumtifnya. Baginya, pengeluaran yang tidak menghasilkan akan dianggap sebagai sebuah kemewahan. Jika tabungannya tidak cukup untuk membeli kemewahan itu, dia akan menahan diri sampai tabungannya jauh berlebih. Ia juga menghargai keuntungan yang sedikit demi sedikit dikumpulkannya. Keuntungan itu diinvestasikannya ke dalam usaha lainnya sehingga lama-kelamaan hartanya bertambah banyak. Dalam hal ini memang ada benarnya pepatah yang mengatakan: “hemat pangkal kaya”. Sebaliknya, wirausahawan yang tidak bijak seringkali tidak dapat menahan nafsu konsumtif. Keuntungan dihabiskan untuk berbagai jenis kemewahan dan hal yang tidak produktif sehingga tidak ada lagi tabungan untuk perluasan perusahaan atau untuk bertahan pada masa sulit. Perusahaanpun tidak lama bertahan. 6.Berani mengambil risiko Seorang wirausahawan berani mengambil risiko. Semakin besar risiko yang diambilnya, semakin besar pula kesempatan untuk meraih keuntungan karena jumlah pemain semakin sedikit. Tentunya, risiko-risiko ini sudah harus diperhitungkan terlebih dahulu. 7. Faktor Lainnya Masih banyak lagi faktor yang belum terungkap dalam artikel ini. Saya berharap para pembaca yang memiliki pengalaman lain mau membagikan pengalamannya agar dapat menjadi inspirasi bagi calon-calon wirausahawan baru. Negara kita memang sedang membutuhkan wirausahawan baru untuk membangun kembali ekonomi yang morat-marit ini. Bagi mereka yang sudah memiliki ide dan mimpi indah, cobalah mulai berhitung. Siapa tahu anda sudah memiliki banyak faktor yang disebutkan di atas dan anda tinggal mengatakan pada diri anda:”Just try it”. Bagi anda yang merasa bahwa dunia wirausaha bukan dunia anda, jangan kecil hati….sebab anda masih bebas bermimpi. Selain mimpi itu gratis, segala sesuatu yang baru selalu dimulai dari mimpi indah. “Selamat bermimpi” Semoga Bermanfaat

Baca Selengkapnya .... »»

Nilai Sebuah Kepercayaan

0 komentar

Ada seorang pemuda yang dulunya hanya seorang Office Boy biasa di perusahaan Jepang. Namun selang tahun kemudian pemuda ini berhasil menjadi pengusaha sukses di bidang jasa. Kenapa itu terjadi ? Pemuda yang hanya lulus SMP awalnya hanya mencari pekerjaan. Dan diterimalah dia bekerja di kota besar ini. Betapa senangnya pemuda itu. Itu terlihat dari kinerjanya yang selalu bersemangat dalam mengerjakan tugas, selalu tersenyum ramah dan siap menolong teman yang membutuhkannya. Bahkan kerja lembur dan tidur di kantor pun dijalaninya dengan senang. Tugas yang tadinya hanya jadi pesuruh, membereskan file, mengantar minuman di suatu hari meningkat menjadi pembantu administrasi. Saat ada karyawan kantor yang mengalami musibah dan tidak dapat menyelesaikan tugasnya, pemuda itu mau belajar keras menggunakan komputer untuk membantu temannya mengetik tugas. Bos pemuda itu adalah orang Jepang. Dan pemuda itu sering sekali menemani dan membantu bosnya itu bekerja lembur. Walau perintah bos ini menggunakan bahasa Jepang, namun karena keinginan keras untuk belajar maka pemuda itupun menguasai bahasa Jepang sekaligus. Dan penguasaannya terhadap bahasa Jepang juga tidak lepas dari bantuan karyawan Jepang yang ada diperusahaan itu, yang sangat menghargai jika ada bangsa lain yang mau belajar bahasanya. Karena itu setiap teman Jepangnya pulang kampung pemuda itu selalu minta untuk dibawakan buku – buku. Hasilnya terlihat empat tahun kemudian. Dari yang semula hanya pembantu administrasi naik menjadi asisten administrasi penghubung. Setiap ada tamu dari Jepang pemuda itu selalu yang diminta untuk menemani mereka. Menjadi penerjemah bagi mereka dan lama - lama pemuda itu dipercaya mengurus banyak hal seperti menghadap pejabat dan menyampaikan pesan penting antar departemen. Sekian tahun kemudian atas persetujuan dan bantuan bosnya serta kepercayaan yang terbentuk selama ini, pemuda itu meminta ijin mengundurkan diri untuk membuka usaha di bidang jasa, yaitu mengurus berbagai perijinan dan perekrutan karyawan, khususnya untuk perusahaan Jepang yang akan berinvestasi di Indonesia. Pemuda itu merasa bersyukur dengan apa yang telah dialami dan didapatkannya. Dan berjanji akan terus belajar. Kerabat Imelda...kisah ini adalah sebuah contoh proses perjuangan seorang karyawan biasa sampai akhirnya bisa membangun usahanya sendiri. Apa yang dicapainya saat ini tidak dibangun dalam sekejap, tapi dengan kerja keras, kejujuran, dapat dipercaya dan penuh tanggung jawab, mau belajar serta tahu menempatkan diri. Dan kualitas karakter positif itulah yang mengubah hidupnya. Karena itu jika kita ingin berhasil sepertinya maka kita bisa memulainya dari dimana kita berada saat ini dengan belajar, bekerja sungguh – sungguh, dan mampu menjaga kepercayaan yang diberikan. Begitu integritas kita terbangun maka apapun yang kita tekuni lambat atau cepat pasti akan mendapat tempat dan pasti kesuksesan demi kesuksesan akan datang menyusul. SUMBER:ceritadanwarta.com

Baca Selengkapnya .... »»

Kisah Pria dan Wanita

0 komentar

Ada sebuah kisah tentang penciptaan pria & wanita. Pada saat Sang Pencipta
telah selesai menciptakan pria. Ia baru menyadari bahwa Ia juga harus
menciptakan wanita.

Padahal semua bahan untuk menciptakan manusia sudah habis dipakai untuk
menciptakan pria. Kemudian Sang Pencipta merenung sejenak, dan kemudian Ia
mengambil lingkaran bulan purnama, kelenturan ranting pohon anggur, goyang
rumput yang tertiup angin, mekarnya bunga, kelangsingan dari buluh galah,
sinar dari matahari, tetes embun dan tiupan angin.


Ia juga mengambil rasa takut dari kelinci dan rasa sombong dari merak,
kelembutan dari dada burung dan kekerasan dari intan, rasa manis dari madu
dan kekejaman dari harimau, panas dari api dan dingin dari salju, keaktifan
bicara dari burung kutilang dan nyanyian dari burung bul-bul, kepalsuan dari
burung bangau dan kesetiaan dari induk singa.

Dengan mencampurkannya bahan semua itu, maka Sang Pencipta membentuk wanita
dan memberikannya kepada pria. Pria itu merasa senang sekali karena hidupnya
tidak merana dan kesepian seorang diri.

Setelah satu minggu, pria itu datang kepada Tuhan, katanya: ‘Tuhan,
ciptaan-Mu yang telah Engkau berikan kepadaku membuat hidupku tidak bahagia.
Ia bicara tiada henti sehingga aku tidak dapat beristirahat. Ia minta selalu
untuk diperhatikan. Ia mudah menangis karena hal-hal sepele. Aku datang
untuk mengembalikan wanita itu kepada-Mu, karena aku tidak bisa hidup
dengannya’.

‘Baiklah’, kata Sang Pencipta. Dan Ia mengambilnya kembali. Beberapa minggu
kemudian, pria itu datang lagi kepada Tuhan, dan berkata, ‘Tuhan, sejak aku
memberikan kembali wanita ciptaan-Mu, kini aku merana kesepian.

Tiada lagi yang memperhatikanku, tiada lagi yang menyayangiku. Aku selalu
memikirkan dia, ke mana pun aku pergi, aku selalu ingat dia. Makan tidak
enak, tidur tidak nyenyak. Aku rindu kepadanya. Di kala aku sendirian,
kubayangkan wajahnya yang cantik, kubayangkan bagaimana ia menari dan
menyanyi. Bagaimana ia melirik aku. Bagaimana ia bercakap-cakap dan manja
kepadaku. Ia sangat cantik untuk dipandang, dan sedemikian lembut untuk
disentuh. Aku suka akan senyumannya.

Tuhan, kembalikan lagi wanita itu kepadaku!’.

Sang Pencipta berkata, ‘Baiklah’. Ia memberikan wanita itu kembali
kepadanya. Tetapi, tiga hari kemudian pria itu datang lagi kepada Tuhan dan
berkata, ‘Tuhan, aku tidak mengerti. Mengapa dia memberikan lebih banyak
lagi kesusahan dari pada kegembiraan. Dia semakin menyebalkan. Aku tidak
tahan lagi dengan sikap dan tingkah lakunya. Aku berdoa kepada-Mu.

Ambillah kembali wanita itu. Aku tidak dapat lagi hidup dengannya’.

Sang Pencipta balik bertanya, ‘Kamu tidak dapat hidup lagi dengannya?’.

Pria itu tertunduk malu, ia merasa putus asa. Dalam hatinya ia berkata, ‘Apa
yang harus aku perbuat? Aku tidak dapat hidup dengannya, tetapi aku juga
tidak dapat hidup tanpa dia. Tuhan, ajarilah aku untuk mengerti apa arti
hidup ini?’.

‘Belajarlah untuk memahami perbedaan dan belajarlah untuk berani menerima
perbedaan dalam hidupmu! Pahamilah dan usahakanlah apa yang menjadi
kebutuhan mendasar dari pasangan hidupmu!’, jawab Tuhan.

Dan inilah enam kebutuhan mendasar pria dan wanita:
1. Wanita membutuhkan perhatian, dan pria membutuhkan kepercayaan.
2. Wanita membutuhkan pengertian, dan pria membutuhkan penerimaan.
3. Wanita membutuhkan rasa hormat, dan pria membutuhkan penghargaan.
4. Wanita membutuhkan kesetiaan, dan pria membutuhkan kekaguman.
5. Wanita membutuhkan penegasan, dan pria membutuhkan persetujuan.
6. Wanita membutuhkan jaminan, dan pria membutuhkan dorongan

Baca Selengkapnya .... »»

Air Sumur Kehidupan

0 komentar

Kehidupan memang penuh dengan perjuangan untuk mencapai suatu cita cita, angan dan harapan. Sehingga kita kadang menjadi manusia yang buas dengan harta, kita menjaga bagai harimau menjaga santapan dikala kelaparan. Itu bukanlah munafik, tapi suatu realita sifat manusia yang lebih buas akan harta dan kemewahan.

Kita tidak tau mana batasan sukses, mana batasan berhasil, mana tingkat kaya, mana tingkat miskin, bahkan untuk menentukan level miskin saja dunia kebingungan. Semua dibatasi dengan benang semu. Kalau benang merah kita masih bisa melihat jelas, tapi disini kita tak dapat melihat lagi mana batasan benang tersebut, benangnya saja kita tidak dapat lihat, apalagi batasannya.

Namun kita tidak bisa memungkiri bahwa manusia butuh kebersamaan untuk berhasil, tidak ada satu orangpun di dunia ini dapat hidup tanpa bantuan orang lain, apalagi untuk mencapai tingkat sukses, atau bahagia, ataupun berhasil. Dengan kata lain manusia adalah makhluk sosial.

Sebagai makhluk sosial, manusia pasti berinteraksi satu sama lain, saling kerja sama, saling bantu, saling menolong, atau saling apapun itu namanya adalah untuk kepentingan bersama atau kepentingan orang lain ataupun untuk kepentingan diri sendiri, yang mana ketiganya saling keterkaitan atau saling ketergantungan.

Saling tolong menolong untuk kepentingan diri sendiri, sudah pasti semua orang mau, walau memang masih ada orang nyentrik tidak mau ditolong dengan alasan mandiri, hingga kewalahan sendiri. Dan tipe ini sangat sulit untuk maju, dan biasanya kurang senang dengan kesuksesan orang lain.

Saling tolong untuk kepentingan bersama, nah disini sudah mulai muncul watak watak asli manusia, yang mempunyai sejuta alasan untuk menghindar, tapi kita tetap percaya masih banyak orang yang sangat ikhlas hingga ke level ini. Dimana sangat sulit sekali untuk merealisasikan suatu kegiatan bersama dalam mencapai tingkat keberhasilan sukses. Kecuali kalau digabung dengan saling tolong untuk bersama terutama untuk sendiri.

Nah ini dia nih, Saling tolong untuk kepentingan orang lain, waduh gimana ya manusia sebagai makhluk sosial kadang menganggap ini menjadi hal sial, misalnya untuk bantu orang lain kebanyakan diantara kita akan keberatan dan kadang merasa menjadi terganggu. Yah katanya sih hal itu lumrah, sehingga kita tak siap untuk bantu orang lain. Sebagai contoh kita lihat saja di acara acara televisi sebagai reality show, dimana untuk memperoleh suatu bantuan pertolongan akan sangat sulit di dapat.

Untuk itu aku ingin menyampaikan suatu makna kehidupan, yang mungkin anda sepakat, atau mungkin ragu, atau mungkin no comment, atau bahkan tak sepakat, Nah agar tidak sulit untuk beragumentasi, pandangan ini tidak saya tujukan bagi yang tidak sepakat, saya hanya menyampaikan bagi yang tidak sepakat, atau ragu atau no comment, agar direnungkan saja.

Makna kehidupan bagaikan air sumur, yang saya sebut AIR SUMUR KEHIDUPAN, dimana setiap orang sudah mempunyai sumur masing masing, dimana besar sumur setiap orang adalah berbeda beda, dan bahkan besar mata airnya juga pasti tidak sama ada yang menetes dan bahkan ada yang mumbul mumbul, kita tahu bahwa sumur itu mempunyai level tertentu, dimana dia mempunyai batas tertinggi dan juga batas terendah. Hal ini akan silih berganti antara musim hujan dan musim kemarau.

AIR SUMUR apabila dipakai oleh satu orang, air nya tidak akan meluber sampai ke atas, dan apabila tidak dipakai juga dia akan tetap segitu. Dan apabila dipakai oleh satu kampung, mungkin dia akan menurun tetapi pada pagi hari dia telah kembali seperti semula, seperti tidak pernah dipakai, demikian juga dengan AIR SUMUR KEHIDUPAN, apabila kita memakai sendiri kekayaan kita akan tetap segitu, tidak akan mungkin sampai meluber, kecuali yang mempunyai sumber air umbul, yang sudah pasti mengalir seperti sungai, dimana darma sosialnya mengalir kemana mana tanpa terbendung, ini tidak masalah.

Nah kembali pada yang mempunyai sumber sumur, perlu kita ingat bahwa apabila kita bersosial dengan royal, yakinlah bahwa kekayaan Anda tidak akan terkuras, dia akan kembali kelevel mana kita telah dipersiapkanNya, tapi ingat sumur Anda jangan Anda jebol untuk bantu orang lain sehingga sumur Anda jadi rusak dan tak berfungsi lagi. Contohnya, Anda membantu orang yang tidak mau bekerja, sehingga apapun bentuk pertolongan Anda akan sia sia adanya. Tapi bantulah yang pantas dibantu.

Jadi sebagai seorang dermawan tidak akan jatuh miskin karena ke dermawanannya, karena begitu banyak yang mendoakan kesuksesannya. Atau tidak ada orang yang kaya raya karena kekikirannya, tapi karena kegigihannya. Mungkin ini tidak dapat dimaklumi bila Anda tidak merenungkan, sekali lagi menjadi bersifat sosial bukan berarti memberikan sumur Anda pada orang lain ataupun menjebol sumur Anda. Tapi berikanlah porsi sesuai dengan mata air dalam sumur kehidupan Anda

Note :

Mari sikapi kehidupan ini, syukuri apa yang diperoleh sehingga kita dapat memahami dan menjalankannya

Baca Selengkapnya .... »»

Pilar Peyangga Keluarga Islami

0 komentar

1. Iman dan Taqwa

Faktor pertama dan terpenting adalah iman kepada Alloh dan hari akhir, takut kepada Dzat Yang memperhatikan segala yang tersembunyi serta senantiasa bertaqwa dan bermuraqabbah (merasa diawasi oleh Alloh) lalu menjauh dari kedhaliman dan kekeliruan di dalam mencari kebenaran.

“Demikian diberi pengajaran dengan itu, orang yang beriman kepada Alloh dan hari akhirat. Barang siapa yang bertaqwa kepada Alloh niscaya Dia kan mengadakan baginya jalan keluar. Dan Dia kan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertaqwa kepada Alloh niscaya Alloh akan mencukupkan keperluannya.” (Ath Thalaq: 2-3)

Di antara yang menguatkan tali iman yaitu bersungguh-sungguh dan serius dalam ibadah serta saling ingat-mengingatkan. Perhatikan sabda Rasululloh: “Semoga Alloh merahmati suami yang bangun malam hari lalu shalat dan membangunkan pula istrinya lalu shalat pula. Jika enggan maka dipercikkannya air ke wajahnya. Dan semoga Alloh merahmati istri yang bangun malam hari lalu shalat dan membangunkan pula suaminya lalu shalat pula. Jika enggan maka dipercikkannya air ke wajahnya.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, An Nasa’i, Ibnu Majah).

Hubungan suami istri bukanlah hubungan duniawi atau nafsu hewani namun berupa interaksi jiwa yang luhur. Jadi ketika hubungan itu shahih maka dapat berlanjut ke kehidupan akhirat kelak. FirmanNya: “Yaitu surga ‘Adn yang mereka itu masuk di dalamnya bersama-sama orang yang shaleh dari bapak-bapaknya, istri-istrinya dan anak cucunya.” (Ar Ra’du: 23)


2. Hubungan Yang Baik

Termasuk yang mengokohkan hal ini adalah pergaulan yang baik. Ini tidak akan tercipt akecuali jika keduanya saling mengetahui hak dan kewajibannya masing-masing.

Mencari kesempurnaan dalam keluarga dan naggotanya adalah hal mustahil dan merasa frustasi daklam usha melakukan penyempurnan setiap sifat mereka atau yang lainnya termasuk sia-sia juga.

3. Tugas Suami

Seorang suami dituntut untuk lebih bisa bersabar ketimbang istrinya, dimana istri itu lemah secara fisik atau pribadinya. Jika ia dituntut untuk melakukan segala sesuatu maka ia akan buntu.

Teralalu berlebih dalam meluruskannya berarti membengkokkannya dan membengkokkannya berarti menceraikannya. Rasululloh bersabda: “Nasehatilah wanita dengan baik. Sesungguhnya mereka diciptakan dari tulang rusuk dan bagian yang bengkok dari rusuk adalah bagian atasnya. Seandainya kamu luruskan maka berarti akan mematahkannya. Dan seandainya kamu biarkan maka akan terus saja bengkok, untuk itu nasehatilah dengan baik.” (HR. Bukhari, Muslim)

Jadi kelemahan wanita sudah ada sejak diciptakan, jadi bersabarlah untuk menghadapinya.

Seorang suami seyogyanya tidak terus-menerus mengingat apa yang menjadi bahan kesempitan keluarganya, alihkan pada beberapa sisi kekurangan mereka. Dan perhatikan sisi kebaikan niscaya akan banyak sekali.

Dalam hal ini maka berperilakulah lemah lembut. Sebab jika ia sudah melihat sebagian yang dibencinya maka tidak tahu lagi dimana sumber-sumber kebahagiaan itu berada. Alloh berfirman; “Dan bergaullah bersama mereka dengan patut. Kemudian jika kamu tidak menyukai mereka maka bersabarlah Karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu padahal Aloh menjadikannya kebaikan yang banyak.” (An Nisa’: 19)

Apabila tidak begitu lalu bagaimana mungkin akan tercipta ketentraman, kedamaian dan cinta kasih itu: jika pemimpin keluarga itu sendiri berperangai keras, jelek pergaulannya, sempit wawasannya, dungu, terburu-buru, tidak pemaaf, pemarah, jika masuk terlalu banyak mengungkit-ungkit kebaikan dan jika keluar selalu berburuk sangka.

Padahal sudah dimaklumi bahwa interaksi yang baik dan sumber kebahagiaan itu tidaklah tercipta kecuali dengan kelembutan dan menjauhakan diri dari prasangka yang tak beralasan. Dan kecemburuan terkadang berubah menjadi prasangka buruk yang menggiringnya untuk senantiasa menyalah tafsirkan omongan dan meragukan segala tingkah laku. Ini tentu akan membikin hidup terasa sempit dan gelisah dengan tanpa alasan yang jelas dan benar.

4. Tugas Istri

Kebahagiaan, cinta dan kasih sayang tidaklah sempurna kecuali ketika istri mengetahui kewajiban dan tiada melalaikannya.

Berbakti kepada suami sebagai pemimpin, pelindung, penjaga dan pemberi nafkah. Taat kepadanya, menjaga dirinya sebagi istri dan harta suami. Demikian pula menguasai tugas istri dan mengerjakannya serta memperhatikan diri dan rumahnya.

Inilah istri shalihah sekaligus ibu yang penuh kasih sayang, pemimpin di rumah suaminya dan bertanggung jawab atas apa yang dipimpinnya. Juga mengakui kecakapan suami dan tiada mengingkari kebaikannya.

Untuk itu seyogyanya memaafkan kekeliruan dan mangabaikan kekhilafan. Jangan berperilaku jelek ketika suami hadir dan jangan mengkhianati ketika ia pergi.

Dengan ini sudah barang tentu akan tercapai saling meridhai, akan langgeng hubungan, mesra, cinta dan kasih sayang. Dalam hadits: “Perempuan mana yang meninggal dan suaminya ridha kepadanya maka ia masuk surga.” (HR. Tirmidzi, Hakim, Ibnu Majah)

Maka bertaqwalah wahai kaum muslimin! Ketahuilah bahwa dengan dicapainya keharmonisan akan tersebarlah semerbak kebahagiaan dan tercipta suasana yang kondusif bagi tarbiyah.

Selain itu tumbuh pula kehidupan di rumah yang mulia dengan dipenuhi cinta kasih dan saling pengertian anatar sifat keibuan yang penuh kasih sayang dan kebapakan yang tegas, jauh dari cekcok, perselisihan dan saling mendhalimi satu sama lain. Juga tak ada permusuhan dan saling menyakiti.

Baca Selengkapnya .... »»

Pentingnya Keharmonisan Keluarga

0 komentar

Yang paling berpengaruh buat pribadi dan masyarakat adalah pembentukan keluarga dan komitmennya pada kebenaran. Alloh dengan hikmahNya telah mempersiapkan tempat yang mulia buat manusia untuk menetap dan tinggal dengan tentram di dalamnya. FirmanNya: “dan diantara tanda-tanda kekuasanNya adalah Dia mencipatakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya dan diajadikanNya diantara kamu rasa kasih sayang. Sungguh pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (Ar Rum: 21)

Ya…supaya engkau cenderung dan merasa tentram kepadanya (Alloh tidak mengatakan: ‘supaya kamu tinggal bersamanya’). Ini menegaskan makna tenang dalam perangai dan jiwa serta menekankan wujudnya kedamaian dalam berbagai bentuknya.

Maka suami istri akan mendapatkan ketenangan pada pasangannya di kala datang kegelisahan dan mendapati kelapangan di saat dihampiri kesempitan.

Sesungguhnya pilar hubungan suami istri adalah kekerabatan dan pershabatan yang terpancang di atas cinta dan kasih sayang. Hubungan yang mendalam dan lekat ini mirip dengan hubungan seseorang dengan dirinya sendiri. Al Qur’an menjelaskan: “Mereka itu pakaian bagimu dan kamu pun pakaian baginya.” (Al Baqarah: 187)

Terlebih lagi ketika mengingat apa yang dipersiapkan bagi hubungan ini misalnya; penddidikan anak dan jaminan kehidupan, yang tentu saja tak akan terbentuk kecuali dalam atmosfir keibuan yang lembut dan kebapakan yang semangat dan serius. Adakah di sana komunitas yang lebih bersih dari suasana hubungan yang mulia ini?

Baca Selengkapnya .... »»

Membentuk Keluarga Sakinah, Mawaddah, dan Warahmah

0 komentar

Ketika seseorang menikah karena Allah, memilih pasangan karena Allah, maka sesungguhnya dia sudah melakukan pilihan yang terbaik dan sebenarnya, ia tidak akan rugi di dalam hal apapun. Akan tetapi, tidak semua kita ketika berkeluarga mempunyai persepsi yang sama antara suami isteri. Masing-masing kita dibesarkan dengan budaya, nilai dan latar belakang yang berbeda. Ini menambah kesulitan bagi pasangan ini untuk menjadi partner didalam pernikahan tersebut, karena mereka juga harus mengenal kepribadian dan sifat masing-masing…

Hal yang terbaik adalah menyamakan persepsi tentang pernikahan, dan kehidupan ini sesuai dengan aturan Allah SWT. Sehingga suami isteri mempunyai persepsi yang sama, dan jurang perbedaan tadi akan mengecil..

Ketika dia berbakti untuk keluarganya, dia mendapatkan pahala (Allah Redho), ketika pasangannya tidak seperti yang diharapkannya lalu dia bersabar, maka dia juga akan mendapatkan pahala (Ke Redhoan Allah SWT), amalnya hanya karena Allah SWT, bukan karena pasangannya. Karena bagaimanapun, harus kita sadari bahwa tidak ada manusia, termasuk diri kita sendiri, yang sempurna. Jika pasangan kita mempunyai banyak sekali kekurangan, kita pun demikian, sehingga cara yang dapat dilakukan oleh sepasang suami istri untuk mendapatkan keluarga yang sakinah, mawaddah, warrahmah adalah dengan mendasarkan semua keputusan, perilaku dan perasaan kita berdasarkan Syara’, yakni berlandaskan Al Qur’an dan Sunnah Rasulullah saw semata. Bukan dengan ego, perasaan dan nafsu manusia, yang bias dan terbatas.

Tidak selalu tuntutan untuk berbuat baik dan bersikap baik ditujukan kepada istri dalam hubungan rumah tangga. Menjadi seorang istri idaman untuk suami adalah hal yang harus dipenuhi oleh setiap wanita, karena hal ridha seorang suami pada istrinyalah yang membuat si istri/wanita tersebut mendapatkan ridha Allah, dan dengan itu menjamin tempat di surga bagi seorang wanita. Adalah kewajiban bagi seorang wanita untuk menjadi suri tauladan dan guru bagi anak-anaknya dan anak-anak suaminya. Akan tetapi disamping itu, seorang istri juga miliki hak-hak yang harus dipenuhi oleh suami.

Kewajiban yang harus ditunaikan juga mencakup tanggung jawab seorang suami atas seisi rumah. Islam telah membagi antara hak-hak istri dan hak-hak suami agar tidak terjadi kesalah pahaman antara keduanya. Diantara hak istri yang harus dipenuhi oleh suami adalah sebagaimana yang difirmankan Allah :

Artinya : “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.” (QS An-Nisa : 34)

Dalam hadist diatas, menegaskan peran seorang suami sebagai pemimpin dalam keluarganya. Menjadi pemimpin yang bertanggung jawab atas istri, atas segala kebutuhannya, baik itu kebutuhan lahir ataupun batin. Perhatian terhadap diri sang istri, peduli dan menampakkan rasa simpati kepada istri, berperilaku lemah lembut, merupakan kewajiban seorang suami, sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rasulullah saw. Tampakkanlah rasa kasih sayang suami terhadap istri.

Seorang istri tetaplah manusia, yang tidak mungkin dibiarkan begitu saja tanpa perhatian. Terkadang sebagian suami bersikap agak tidak peduli terhadap apa yang dilakukan istri. Tanpa kata-kata mesra lagi bagi istri, tanpa sentuhan lembut untuk menunjukkan simpati dan meringankan beban istri karena dengan setia telah melayaninya.

Setelah mempunyai dua atau tiga anak, seseorang telah merasa tua, dan merasa lebih dewasa. jika memang seseorang itu lebih tua akan lebih dewasa, seharusnya setiap orang yang berkeluarga bisa tampil lebih romantis terhadap pasangannya. Lebih dekat, dan lebih mengerti setiap apa yang diperlukan pasangannya. Bukannya bertambah renggang hubungannya,acuh tak acuh, bukan pula seperti orang lain yang seperti tidak pernah kenal.

Rosulullah -sholallahu ‘alaihi wasallam- ketika telah berumur sekitar 50-an tahun, masih tetap romantis terhadap istrinya ’Aisyah -rodhiyallahu ‘anha-, dan beliau masih tetap perhatian dengan semua istri-istrinya.

Dan siapakah suami terbaik? Sabda Rosulullah -sholallahu ‘alaihi wasallam- :

Yang artinya : “sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya. dan saya adalah terbaik diantara kalian terhadap keluargaku.” (HR Bukhori, Muslim dan lainnya)

Rosulullah -sholallahu ‘alaihi wasallam- telah mengatakan bahwa dialah orang terbaik diantara para sahabat-sahabatnya terhadap keluarga. Ini berarti beliau adalah sebagai panutan bagi setiap orang yang telah berkeluarga, terutama para suami, agar meniru beliau dalam mengarungi bahtera rumah tangga. Rosulullah -sholallahu ‘alaihi wasallam- juga bersabda :

Yang artinya : “Paling sempurnanya iman diantara kalian adalah yang paling baik budi pekertinya. Dan yang paling baik diantara kalian adalah yang paling baik budi pekertinya terhadap istrinya.” (HR At-Tirmidzi)

Inilah Hak Bersama Suami Istri

- Suami istri, hendaknya saling menumbuhkan suasana mawaddah dan rahmah. (Ar-Rum: 21)

- Hendaknya saling mempercayai dan memahami sifat masing-masing pasangannya. (An-Nisa’: 19 – Al-Hujuraat: 10)

- Hendaknya menghiasi kehidupan bersama mereka dengan pergaulan yang harmonis. (An-Nisa’: 19)

- Hendaknya saling menasehati dalam kebaikan (dalam ketaatan kepada hukum syara’). (Muttafaqun Alaih)

Bagi suami dan/ataupun istri yang selalu ribut karena masalah kecil di dalam rumah tangganya, selalu menuntut agar pasangannya berubah demi dirinya, dan harus selalu mengerti dia, seharusnya juga memahami keterbatasan dan kekurangan masing-masing. Memang ada ketentuan-ketentuan dan sunnah-sunnah yang harus dilakukan baik dari fihak suami maupun istri, tetapi ketahuilah bahwa perubahan itu hanya bisa dimulai dari diri kita sendiri. Pahamilah bahwa hanya ada 3 pilihan di dalam rumah tangga 1. Kita berubah, memahami dan bersabar terhadap kelakuan pasangan kita, dengan jaminan akan mendapatkan ridha dan pahala yang besar dari Allah Aza wa Jalla, 2. Mengeluh terus dan minta dia yg berubah dan pada akhirnya kita tidak akan pernah merasakan ketentraman, dan kebahagiaan, 3. Cerai, dan perbuatan ini sesungguhnya adalah perbuatan halal yang tidak disukai Allah…

Dan bagaimanapun, pengertian, rasa kasih sayang, dan kesabaran InsyaAllah akan mendatangkan hasil yang positif bagi kita dan keluarga. Kalau pun hasilnya tidak bisa kita rasakan di dunia ini, InsyaAllah akan kita rasakan diakhirat nanti.

Bagaimanapun buruknya pasangan kita (menurut penilaian kita), pastilah mempunyai nilai positif bagi kita.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:-

“Dan bergaulah kalian dengan mereka (para istri) secara patut. Kemudian bila kalian tidak menyukai mereka (maka bersabarlah) karena mungkin kalian tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan pada dirinya kebaikan yang banyak.” (An-Nisa: 19)

Baca Selengkapnya .... »»

Penerimaan Pegawai PT. Kereta Api 2010

0 komentar

PERSYARATAN CALON MASINIS PT. KERETA API

A. Kriteria Pelamar
1 Warga Negara Indonesia (WNI)
2 Jenis Kelamin : Pria
3 Sehat jasmani dan rohani serta tidak buta warna
4 Berkelakuan baik
5
Berijazah  SMA  IPA, SMK  Jurusan Mesin Otomotif, Listrik dan Elekronika atau lebih tinggi dan mempunyai  nilai Matematika di ijasah SMA/SMK minimal 6,00
6 Usia pelamar per 31 Agustus 2010 minimal 18 tahun, maksimal 25  tahun
7 Tinggi badan minimal 165 cm ( Berat Badan ideal)
8 Tidak dalam ikatan kerja langsung dengan instansi lain (termasuk dengan PT. KAI)
9 Tidak pernah terlibat Narkoba atau Psikotropika
10 Tidak bertato dan bertindik
11
Lulus dalam mengikuti Seleksi Calon Pegawai yang  diselenggarakan oleh Panitia Rekrut PT Kereta Api Indonesia (Persero) Tahun 2010
B. Persyaratan Umum Lamaran
Surat lamaran (ditulis tangan) dan ditandatangani di atas materai Rp.6.000,00 (enam ribu rupiah) oleh peserta dengan melampirkan :
a. Fotocopy ijazah terakhir yang telah dilegalisir (1 lembar)
b. Fotocopy transkrip nilai yang telah dilegalisir (1 lembar)
c. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku (1 lembar)
d. Foto copy Akte Kelahiran/ Kenal Lahir  (1 lembar)
e. Pas foto berwarna terbaru ukuran 4 X 6 cm, sebanyak 3 (tiga) buah (cantumkan nama dibelakangnya)
f. Asli Surat Keterangan Kelakuan Baik dari Kepolisian yang masih berlaku
g. Surat Pernyataan bersedia  ditempatkan di seluruh wilayah perusahaan bermaterai Rp. 6.000,00 (ditulis tangan sendiri)
h. Curiculum Vitae/riwayat hidup
i. Mencantumkan Pengalaman Bekerja sampai dengan saat ini,
j. Sertifikat (keahlian/kejuruan)
k. Ijasah tertinggi yang dimiliki bila ada
l. Asli Surat keterangan sehat dari dokter pemerintah
m. Foto copy Kartu pencari kerja (ak/1) yang telah dilegalisir dari Disnaker setempat
C. Prosedur Lamaran
1.
Pelamar harus mengisi/entry data pada Formulir lamaran kerja yang tersedia melalui  Website : www.kereta-api.co.id, pelamar secara otomatis akan memperoleh nomor register
2.
Formulir yang telah diisi tersebut dicetak dan ditandatangani oleh pelamar beserta persyaratannya dimasukkan dalam amplop berwarna cokelat tertutup dengan  mencantumkan KODE MASINIS dan NOMOR REGISTER (contoh penulisan kode : MASINIS – 0123456) yang di cetak dari website: www.kereta-api.co.id disudut kanan atas, dikirim melalui pos paling lambat tanggal   12  Agustus 2010 dengan alamat
EVP/VP DAOP/DIVRE ..............
Cq. MANAJER SDM melalui PO BOX  ........

No
Wilayah
PO BOX
1 DAOP 1 Jakarta 5076 JKTF 11050
2 DAOP 2 Bandung 8888 Bandung 40000
3 DAOP 3 Cirebon 3000 Cirebon
4 DAOP 4 Semarang 4000 / SM Semarang
5 DAOP 5 Purwokerto 5000 Purwokerto
6 DAOP 6 Yogyakarta 1314 Yogyakarta
7 DAOP 7 Madiun 24 Madiun
8 DAOP 8 Surabaya 1037 Surabaya
9 DIVRE I Sumatera Utara 2010 Sumatera Utara
10 SUB DIVRE III. 2 TNK Tanjung Karang 1007/BDL 35000
3. Surat lamaran yang diantar sendiri ke alamat tersebut di atas tidak akan dilayani
D. Tahapan Seleksi
a. Tahap I : Seleksi Administratif
b. Tahap II : Tes Potensi Akademik (TPA)
c. Tahap III : Tes Psikologi
d. Tahap IV : Tes Kesehatan
e. Tahap V : Wawancara
E. Pelaksanaan Seleksi
1.
Pelamar yang dipanggil untuk mengikuti seleksi, hanya pelamar yang dinyatakan lulus seleksi tahap 1 / administratif yang dilakukan di DAOP/DIVRE dan memenuhi kriteria serta sesuai sort list yang akan diumumkan pada tanggal 21 Agustus  2010
2.
Pengumuman/pemanggilan peserta yang akan mengikuti proses seleksi, dapat diakses di website : www.kereta-api.co.id dan tidak dilakukan surat menyurat
3.
Setiap pelaksanaan seleksi, peserta wajib membawa kartu tanda peserta yang telah ditempel pasphoto dan diperlihatkan kepada panitia
4. Lamaran yang sudah dikirim tidak dikembalikan
5. Lamaran yang pernah dikirim ke PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sebelum pemberitahuan ini dinyatakan tidak berlaku
6. Dalam proses seleksi ini tidak dipungut biaya apapun dan dihimbau untuk mengabaikan pihak-pihak yang menjanjikan dapat membantu kelulusan.
7. Dalam proses seleksi ini berlaku sistem gugur dan keputusan panitia tidak dapat diganggu gugat
8. Peserta seleksi yang tidak hadir pada waktu yang telah ditentukan, dianggap mengundurkan diri
Untuk Pendaftaran/Regristrasi silakan Klik DI SINI

Baca Selengkapnya .... »»

Ia Hadir untuk Dicintai

0 komentar

            Jika masih tertahan kelopak mata ini untuk tetap terbuka hingga larut, atau saat terjaga di pertengahan malam selalu saya sempatkan untuk menyambangi kamar anak-anak. Saya hampiri dan tatap wajah mereka bergantian sambil menghalau nyamuk yang hinggap ditubuh mereka. Wajah indah yang terlelap itu menyibakkan kejujuran dalam hati, bahwa mereka hadir sebagai amanah yang harus dijaga sebaik-baiknya. Mereka ada untuk dicinta.Terbayanglah kekesalan yang hampir tercipta akibat perbuatan dan tingkah nakal mau pun pembangkangan mereka siang tadi. Terlintaslah amarah yang nyaris meluap saat mereka tak mendengar perintah mau pun ketika peraturan terlanggar. Beruntung kekesalan itu hanya sempat mampir di kepala dan tak sampai keluar makian kasar yang pasti akan melukai telinga mereka.Bersyukur amarah ini tak sekali pun sempat membuat mereka melihat saya seperti monster yang menakutkan.
          Mereka hanya anak-anak yang sangat pantas dan bisa sangat dimaafkan ketika berbuat kesalahan. Jiwa mereka masih sangat rapuh untuk menerima kalimat dan perilaku kasar orang tua hanya karena kesalahan kecil yang mereka pun mungkin tak sadar kalau itu benar-benar sebuah kesalahan.Bisa jadi letak kesalahan justru terletak pada orang tua yang terlalu kaku membuat peraturan, mengekang kebebasan mereka sebagai individu yang meski masih kecil tetap saja seorang manusia yang berhak dan bebas memilih untuk melakukan yang terbaik menurut mereka. Tugas orang tua bukan melarang atau memerintah, tapi lebih kepada mengarahkan agar mereka tetap berada pada jalur yang sebenarnya. Menatap kembali wajah-wajah bersih itu dalam tidur mereka yang mungkin sedang memimpikan Ayah dan Ibu yang tengah menimang dan membuai penuh kasih, tergambar jelas tak sedikit pun ada dosa di diri mereka. Kalau mau menghitung-hitung, jangan-jangan justru kita lah yang lebih banyak berbuat kesalahan terhadap mereka dibanding jumlah kesalahan kecil mereka.Saya teringat banyak kejadian di luar. Misalnya ketika di sebuah angkot seorang ibu memaki anaknya yang masih berusia empat tahun -dari posturnya seukuran anak saya- dengan kalimat yang sangat belum waktunya anak sekecil itu mendapatkannya. Belum lagi tempelengan yang sempat mampir di kepalanya. "goblok lu ya, kalau jatuh mampus luh," hanya karena ia sempat melongok kearah pintu angkot.
           Sebuah kesalahan kecil yang mestinya bisa disikapi lebih bijak dengan sebuah nasihat lembut. Atau ketika isteri saya bercerita tentang seorang ibu dari teman sekolah anak kami di TK. Anaknya terjatuh saat berlari, "Nyungsep sekalian biar bonyok tuh muka. Udah dibilangin jangan lari," itu pun masih ditambah satu tamparan di kepala. Yang pasti itu tak meredakan tangis si anak, bahkan membuat memar di lututnya semakin perih terasa hingga ke hati.Mengusap bulir keringat di kening mereka dan membelai rambutnya saat tidur membuahkan pertanyaan di benak ini, haruskah bintang-bintang sejernih ini mendapatkan perlakuan sekasar itu? Lihat saja senyum mereka saat terlelap, dan dengarkan hati mereka bernyanyi dalam mimpi. Anda akan mendengarkan nyanyian riangnya jika Anda memperlakukannya sepanjang hari seperti halnya Anda tengah menciptakan sebuah mimpi indah untuknya. Namun jangan terperanjat ketika tengah malam tidur Anda terusik saat ia mengigau dan berteriak ketakutan. Hanya rintihan yang bisa terdengar dari mimpinya karena sepanjang hari ia hanya mendapatkan kecemasandan ketakutan dari kalimat kasar, delikkan mata dan ayunan keras tangan Anda ke tubuh mereka.Tak seekor nyamuk pun pernah saya persilahkan untuk menyentuh setiap inci kulit mereka. Lalu kenapa masih ada yang tega mencederai anak-anak, padahal dalam berbagai dongeng mereka selalu mendengar bahwa yang kasih dan cintanya tak terbanding itulah Ayah dan Ibu.
           Coba sentuh dengan lembut wajah halusnya saat tidur, itu akan membuatnya bermimpi indah seolah tengah terbaring di pangkuan bidadari. Anak-anak tak pernah membenci orang tuanya, bahkan saat mereka mendapatkan perlakukan kasar dari orang tua pun, tetap saja nama Ayah atau Ibu yang mereka panggil saat menangis. Anak-anak tak pernah berdosa terhadap orang tuanya, justru kebanyakan orang tua yang berdosa kepada mereka dengan makian kasar dan pukulan menyakitkan. Anak-anak tak pernah benar-benar membuat orang tua kesal, orang tua lah yang teramat sering membuat mereka kecewa mendapati Ayah dan Ibunya tak seindah syair lagu yang selalu diajarkan guru di sekolah.Ah, kadang orang tua baru menyadari bahwa anak-anak hadir untuk dicinta saat ia terbaring lemah di salah satu tempat tidur di bangsal anak-anak. Atau ketika Tuhan mencabut amanah itu dari kita. Menangiskah kita?
(Diambil dari Inspirasi pagi Imelda FM

Baca Selengkapnya .... »»

"PILIHAN CINTA"

0 komentar

Terkadang kita mendapatkan cinta yang terduga, dengan cara mencintai orang yang sangat berbeda satu sama lain.. ada yang ingin memiliki, ada yg cukup hanya melihat dari jauh, ada pula yang ingin membuat cintanya bahagia... apapun itu, memang itulah cinta....
Bagaimanapun kau mencintai, memang itulah hak yang kau miliki... Hanya satu hal yang perlu diingat...renungkan dan pikirkanlah..
Apakah caramu mencintai, adalah yang terbaik bagi yang kau cintai? Sebelum kau berkata "inilah yang terbaik yang bisa kulakukan." atau kau berpikir "aku melakukan semua ini untuk dan demi dia ?"
Jangan kau pertaruhkan cinta dan perasaanmu Untuk suatu pikiran yang sombong dan sok tau Dimana terkadang kau akan mendapatkan akibat penyesalan Yang menyakitkan dan menyesakkan dada
Bila kau bicara tentang perjuangan cinta Jangan pernah membandingkan perjuanganmu dengan yang lain.. Boleh saja kau melihatnya sebagai contoh Namun jangan melihatnya sebagai patokan. Karena perjuanganmu, adalah perjuanganmu.. Ceritamu adalah ceritamu...
Kau akan merasa lebih berharga Ketika kau telah menyelesaikan satu bab lagi dalam buku kehidupanmu Apapun hasil cintamu, Anggaplah sebagai satu lagi pengalaman hidup yang kau punya Entah yang mengalir air mata bahagia, atau tetesan penderitaan, Paling tidak, kau mendapat satu warna lagi di kehidupanmu..
Jangan pernah ragu untul menangis, nikmatilah penyesalan, Karena hidup ini memang hasil dari pilihanmu sendiri... Air mata, bagaimanapun bentuknya...Mencerminkan ketulusan jiwa yang sangat berharga... Tiap tetesan seharusnya mencerminkan kejujuran yang tiada tara...
Maka jangan pernah kau remehkan air mata.. Karena ada saatnya dia kau butuhkan untuk melanjutkan hidup...
Indahnya hidup, Bukan didasarkan pada berapa banyak kebahagiaan yang kau raih Atau berapa banyaknya pengalaman mencengangkan yang kau punya Indahnya hidup, Adalah dimana kau merasakan dan bisa menghargai apa yang ada...Mencoba meraih apa yang bisa dan ingin kau raih...
Melangkah di tiap-tiap cobaan dengan tabah Dan bila kau beruntung, Mendapatkan apa yang dinamakan cinta dan ketulusan sejati dalan hidup....(Di ambil dari Inspirasi pagi Imelda FM.)


Baca Selengkapnya .... »»

Perkataan "Ibnu Qoyyim"

0 komentar

Tahun adalah ibarat sebuah pohon, Bulan adalah cabang-cabangnya, hari adalah ranting-rantingya,
saat adalah daunnya  dan nafas merupakan buahnya.
Barang siapa yang memakai waktunya dalam ketaatan kepada Allah, maka buahnya manis, dan
barang siapa yang menggunakannya dalam kemaksiatan, maka buahnya pahit dan hasil buahnya kelak akan dipanen pada hari kiamat. manusia akan menapatkan manisnya hasil amalannya di di dunia atau pahitnya
buah yang dia rasakan.

Baca Selengkapnya .... »»

Puisi

0 komentar

Seseorang yang aku sayang..!!!
Bila aku kesepian hiburlah aku dengan suaramu,
Bila aku sakit obati aku dengan kasih sayangmu,
Bila aku mati jangan mandikan aku denganair matamu,
apabila aku terkubur, kuburlah aku dalam hatimu,
dan apabila aku tersesat selamat kanlah aku dengan Do'a mu..

Baca Selengkapnya .... »»

Ucapan Lebaran

0 komentar

Rebah khusyuk untukmerenungi diri,
melepas segala debu hitam yang mengukir hari,
dipintu ramadan mari kita ketuk berulang dengan palung hati yang paling dalam
hanya mengabdi pada ilahi, ya Allah lapangkan jalan buat kami
untuk menyempurnakan Ramadhan ini "MARHABAN YA RAMADHAN"
(Agus...!!)

Sepuluh jari tersusun rapi,
bunga melati pengharum hati,
bulan suci sudah menanti, sms terkirim pengganti diri.
"Mohon maaf setulus hati apa bila ada khilaf yang gak enak dihati"
(Juwita..!!)

Baca Selengkapnya .... »»

Orang cerdas

0 komentar

Orang yang cerdas adalah orang yang menyisihkan waktunya untuk akhirat pada setiap jenjang hari-harinya dan semua, sehingga hatinya keras dan semakin panjang angan-angannya. ia akan menjadikan perjalanannya dengan satu waktu yang singkat dan pendek.
Dirinyapun selalu mempersiapkan bekal amalan sholih sampai perjalanannya berakhir..(ibnu qoyyim dalam Toriqul Hijrotain)

Baca Selengkapnya .... »»

Amalan seorang Musafir

0 komentar

Seorang yang berjalan menuju kampung akhirat harus harus mempunyai dua persiapan :
PERTAMA : Harus memiliki kekuatan ilmu, karena dengan kekuatannya ilmu akan menyinari perjalanannya dan akan terhindar dari sebab-sebab kebinasaan.
KEDUA   : Harus memiliki kekuatan dalam beramal, karena dengannyalah perjalanan benar-benar terlaksanakan.

Baca Selengkapnya .... »»

Menyikapi Aksi TERORIS Khawarji

0 komentar

TAAT KEPADA PEMERINTAH DALAM HAL YANG BAIK

Kaum muslimin harus menyakini tentang wajibnya taat kepada pemerintah dalam perkara yang tidak bertentangan dengan ajaran islam. hal itu berdasarkan firman Allah: "Wahai orang-orang yang beriman, taatilah dan taatilah Rosul(Nya), dan ulil amri diantara kamu. kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Qura'an) dan Rosulnya (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya," [An-Nisa:59].

Ulil Amri adalah para ulama dan para umara'(para penguasa), sebagaimana disebutkan oleh Al-Imam Ibnu Katsir dalam Tafsirnya.(Tafsir Al-Qur'anil 'Azhim, 1/530).
Seorang sahabat Nabi,Ibrahim mengatakan:
"Suatau hari Rosulullah shalat mengimami kami, lalu beliau menghadapkan wahajahnya kepada kami seraya memberikan nasihat kepada kami dengan nasihat yang sangat mengena. Air mata berderai dan qolbu-pun bergoncang karenanya. Maka seseorang mengatakan: "Wahai Rasulullah, seakan-akan ini adalah nasihat perpisahaan. lalu apa wasiat anda kepada kami?" Beliau bersabda: " Aku wasiatkan kepada kalian untuk bertakwa kepada Allah, mendengar dan taat (kepada penguasa) sekalipun dia seorang budak sahaya dari Habasyah (sekarang Ethiopia, red.). karena siapa saja yang hidup sepeninggalanku, dia akan melihat perselisihan yang banyak. Maka tetaplah kalian pada sunnahku dan sunnah(tuntunan) para khulafa'ur-rasyidin yang mendapat petunjuk.
Berpeganglah dengannya dan gigitlah dengan gigi-gigi geraham kalian, serta jauhilah oleh kalian perkara-perkara yang baru (dalam Islam), karena segala yang baru tersebut adalah bid'ah dan segala yang bid'ah adalah kesesatan." (shahih, HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan yang lain.

Baca Selengkapnya .... »»

Sabda Rosul

0 komentar

Sabda Rosululloh, KESUCIAN adalah sebagian dari Iman, Alhamdulillah memberatkan timbangan. SUBHANALLOH WALHAMDULILLAH Memenuhi ruangan ntara langit dan bumi. SHOLAT adalah NUR. SHODAQOH adalah Burhan. SABAR adalah pelita. AL-QUR'AN adalah pedoman bagimu dan atasmu. semua orang bekerja sampai ada yang menjual dirinya, sehingga ia menjadi MERDEKA atau malah celaka. (HR.Muslim)

Baca Selengkapnya .... »»

Penyejuk Hati

0 komentar

Barang siapa DIUJI lalu BERSABAR, DIBERI laluBERSYUKUR dan DIZALIMI lau MEMAAFKAN, maka bagi mereka keselamatan dan mereka tergolong orang yang memperoleh hidayah-Nya. Saudaraku, apapun yang terjadi, BERSABARLAH..!! karena boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan kebaikan yang banyak padanya....

Baca Selengkapnya .... »»